Kategori: Artikel Medis

Peran Internist dalam Penanganan Pasien Kanker: Deteksi Dini dan Manajemen Metabolik-Kardiovaskular

Pengembangan ilmu pengetahuan teknologi di bidang kesehatan telah berhasil meningkatkan taraf kesehatan dan harapan hidup manusia. Keberhasilan pengendalian terhadap vektor dan patogen telah mengubah peta penyebab morbiditas/mortalitas manusia. Saat ini penyakit degeneratif yang disebabkan oleh penuaan dan gaya hidup seperti penyakit jantung koroner, stroke, diabetes, hipertensi dan kanker menjadi penyebab utama kesakitan serta kematian. Lanjutkan membaca “Peran Internist dalam Penanganan Pasien Kanker: Deteksi Dini dan Manajemen Metabolik-Kardiovaskular”

Panduan Usaha Berhenti Merokok di Praktek Sehari-hari

Rokok merupakan faktor risiko kesehatan mayor yang dapat dimodifikasi, diperkirakan setiap tahunnya menyebabkan 443.000 kematian prematur, namun demikian 33% populasi di Indonesia masih merokok berdasarkan data WHO tahun 2013 (salah satu yang tertinggi di dunia). Berusaha berhenti merokok merupakan usaha sulit, rata-rata perokok berusaha berhenti 5 kali sebelum berhasil secara menetap. Meskipun demikian, usaha berhenti merokok merupakan hal penting yang memberikan banyak manfaat kesehatan. Dokter layanan primer mempunyai banyak kesempatan untuk mengedukasi pasien mengenai usaha berhenti merokok. Lanjutkan membaca “Panduan Usaha Berhenti Merokok di Praktek Sehari-hari”

Paparan rokok pada masa kecil meningkatkan risiko kematian akibat PPOK saat dewasa

Semakin banyak data dan kepentingan untuk meminta pasien-pasien kita berhenti merokok, salah satunya berkaitan dengan masa depan anak-anak mereka. Penelitian terkini yang dilakukan oleh para peneliti dari American Cancer Society (ACS), menunjukkan bahwa paparan jangka panjang masa kanak-kanak terhadap asam rokok (secondhand smoke) meningkatkan risiko kematian akibat Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) pada individu tanpa riwayat merokok sebelumnya. Lanjutkan membaca “Paparan rokok pada masa kecil meningkatkan risiko kematian akibat PPOK saat dewasa”

Langkah Diagnosis dan Tatalaksana Asma Berat untuk Praktek Sehari-hari

Meskipun hanya 3% -10% penderita asma tergolong asma berat, kondisi ini berkontribusi sebesar 60% dari semua biaya dan komplikasi terkait. Beban yang disebabkan asama berat setara dengan kondisi-kondisi lain yang intensif sumber daya seperti diabetes tipe 2, penyakit paru obstruktif kronik, dan stroke iskemik. Asma berat penting untuk dikenali, namun demikian tidak mudah untuk didiagnosis dan ditangani dengan tepat. Lanjutkan membaca “Langkah Diagnosis dan Tatalaksana Asma Berat untuk Praktek Sehari-hari”

Bagaimana dokter mengobati Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren adalah gangguan sistem kekebalan tubuh yang dikarakteristikkan oleh dua gejala paling umum – mata kering dan mulut kering. Meskipun Anda dapat menderita Sindrom Sjogren pada usia berapapun, kebanyakan orang berusia di atas 40 tahun pada saat diagnosis. Kondisinya jauh lebih umum pada wanita. Pengobatan berfokus pada menghilangkan gejala.

Lanjutkan membaca “Bagaimana dokter mengobati Sindrom Sjogren”

Mari mengenal Bagaimana Hidup dengan Rheumatoid Arthritis dan Melindungi Sendi Anda

Penting untuk tetap aktif sebagian besar waktu, tapi terkadang mengurangi aktivitas saat penyakit kambuh. Secara umum, istirahat sangat membantu bila sendi meradang, atau saat Anda merasa lelah. Pada saat-saat seperti ini, lakukan latihan gerak-gerik yang ringan, seperti peregangan. Ini akan menjaga fleksibilitas keseluruhan. Bila Anda merasa lebih baik, pasien RA dianjurkan untuk melakukan latihan aerobik low impact, seperti berjalan kaki, dan latihan untuk meningkatkan kekuatan otot. Ini akan meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan dan menurunkan tekanan pada persendian Anda. Untuk contoh-contoh olahraga yang dapat anda lakukan bacalah di sini.

Lanjutkan membaca “Mari mengenal Bagaimana Hidup dengan Rheumatoid Arthritis dan Melindungi Sendi Anda”

Mari mengenal Bagaimana Dokter Mendiagnosis dan Mengobati Rheumatoid Arthritis

Rheumatoid arthritis berbeda dengan osteoartritis, arthritis umum yang sering datang dengan usia lebih tua. RA dapat mempengaruhi bagian tubuh selain persendian, seperti mata, mulut dan paru-paru. RA adalah penyakit autoimun, yang berarti arthritis disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh Anda yang menyerang jaringan tubuh sendiri. Tidak ada yang tahu apa yang menyebabkan rheumatoid arthritis. Gen, lingkungan, dan hormon mungkin berkontribusi. Perawatan meliputi obat-obatan, perubahan gaya hidup, dan pembedahan. Ini bisa memperlambat atau menghentikan kerusakan sendi dan mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.

Lanjutkan membaca “Mari mengenal Bagaimana Dokter Mendiagnosis dan Mengobati Rheumatoid Arthritis”

Mari mengenal Penyebab dan Faktor Risiko terjadinya Rheumatoid Arthritis

Rheumatoid arthritis (RA) adalah bentuk arthritis yang menyebabkan rasa sakit, bengkak, kaku dan kehilangan fungsi di persendian Anda. Kondisi ini dapat mempengaruhi semua sendi tapi umumnya mengenai pergelangan tangan dan jari. Lebih banyak wanita dibanding pria yang menderita RA. Rheumatoid arthritis sering dimulai pada usia paruh baya dan paling sering terjadi pada orang tua. Anda mungkin memiliki penyakit ini hanya dalam waktu singkat, atau gejala mungkin datang dan pergi. Bentuk parah bisa bertahan seumur hidup.

Lanjutkan membaca “Mari mengenal Penyebab dan Faktor Risiko terjadinya Rheumatoid Arthritis”