Kategori: Artikel Medis

Mengenal Penyakit Kardiovaskular dan Diabetes pada Penyintas Autoimun

Selain perlu mengenal lebih jauh mengenai gaya hidup sehat dan pengobatan terkait kondisi Autoimun yang dialami, penyintas AI juga perlu mengenal dan memahami mengenai penyakit kardiovaskular dan diabetes yang juga sering diderita. Berikut kita akan bahas mengenai apa itu penyakit kardiovaskular, mengapa penyintas AI dapat terkena dan bagaimana mencegah serta mengatasinya. Selamat menyimak, semoga bermanfaat bagi para penyintas AI semua.

Lanjutkan membaca “Mengenal Penyakit Kardiovaskular dan Diabetes pada Penyintas Autoimun”

Perlukah dilakukan Vaksinasi pada Penyintas Autoimun Dewasa?

Vaksinasi adalah tindakan untuk menimbulkan daya tahan terhadap suatu penyakit infeksi dengan memperkenalkan kuman yang dilemahkan/dimatikan/komponen kuman kepada seorang indvidu. Vaksinasi tidak hanya untuk anak kecil tetapi juga untuk orang dewasa, terutama pada populasi yang rentan terkena infeksi seperti penderita penyakit kronik, usia lanjut di atas 60 tahun, pelancong dan juga individu dengan gangguan imunitas seperti penyintas autoimun.

Lanjutkan membaca “Perlukah dilakukan Vaksinasi pada Penyintas Autoimun Dewasa?”

Deteksi dini kanker payudara dengan SADARI

Kanker payudara adalah keganasan tersering dijumpai pada wanita seluruh dunia, terdapat 1,7 juta kasus baru setiap tahunnya dan kanker ini merupakan 12% dari kanker baru serta 25% dari kanker yang dijumpai di wanita. Kanker payudara dapat dijumpai pada setiap wanita, terlepas dari usia, status ekonomi dan pendidikan. Deteksi dini kanker payudara adalah kunci utama untuk pengobatan yang berhasil. Kanker payudara dapat diobati pada stadium dini namun mematikan pada stadium lanjut. Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) merupakan cara mudah dan efektif untuk deteksi dini kanker payudara sebelum menyebar.

1-in-8-women1

Satu dari delapan wanita akan menderita kanker payudara sepanjang hidupnya. Gambar sumber dari http://www.healthline.com

Lanjutkan membaca “Deteksi dini kanker payudara dengan SADARI”

Bagaimana caranya mengatur diet pada hipertensi?

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan masalah yang seringkali dijumpai oleh mayoritas orang, terutama setelah usia di atas 40 tahun untuk laki-laki dan 50 tahun untuk wanita. Pengaturan cara makan atau diet merupakan salah satu cara utama untuk dapat mengendalikan hipertensi dengan baik. Yuk kita belajar untuk mengenali dan mengendalikan hipertensi melalui pengaturan cara makan yang baik.

eat-less-salt-sodium.jpg

Salah satu kunci utama cegah hipertensi adalah kurangi asupan garam harian. Gambar dari http://www.health.harvard.edu

Lanjutkan membaca “Bagaimana caranya mengatur diet pada hipertensi?”

Apakah ASI bisa membuat alergi?

Seorang teman saya baru-baru ini panik oleh karena bayinya yang baru berusia dua bulan tiba-tiba rewel dan buang air besar kehijauan berlendir. Dia takut apakah mungkin anaknya alergi dengan ASI, karena baru-baru ini dokter anaknya menyarankan untuk pantang ikan dan telur. Nah kawan-kawan yuk kita cermati apakah ada alergi terhadap susu? Jawaban gampangnya adalah tentu saja tidak, ASI adalah produk teralami yang dibentuk oleh alam untuk bisa sesuai dengan keperluan tumbuh kembang seorang anak, tapi tentu saja jawabannya tidak sesederhana demikian.

Lanjutkan membaca “Apakah ASI bisa membuat alergi?”

Mari mengenal HIV-AIDS lebih jauh

Oleh Audric Albertus S.Ked, dr. Stevent Sumantri Sp.PD

Menurut WHO (World Health Organization), telah lebih dari 70 juta orang yang terjangkit virus HIV dan sekitar 35 juta pasien meninggal karena HIV. Sebanyak 36,7 juta orang di dunia sudah terjangkit HIV sampai akhir 2015 dan sebanyak 1,1 juta orang meninggal karena penyakit ini.

hivaids

Mari mengenal lebih jauh mengenai HIV-AIDS, tanda gejala dan kapan anda harus memeriksakan diri.

Lanjutkan membaca “Mari mengenal HIV-AIDS lebih jauh”

Mengenal lebih jauh mengenai alergi makanan

Apakah yang dimaksud alergi makanan?

Alergi makanan adalah reaksi tidak diharapkan terhadap bahan makanan yang disebabkan oleh mekanisme sistem imun, dalam hal ini adalah imunoglobulin E spesifik terhadap komponen makanan. Alergi makanan harus dibedakan dengan intoleransi makanan, di mana reaksi yang terjadi tidak disebabkan oleh karena mekanisme sistem imun. Reaksi alergi makanan bisa mulai dari gatal-gatal di kulit, bengkak di wajah dan sekitar mulut, konstipasi, diare sampai reaksi anafilaksis yang mengancam jiwa. Di lain hal, intoleransi makanan lebih sering dijumpai oleh masyarakat, terutama gejala diare atau sakit perut setelah makan makanan tertentu seperti produk susu (susu segar, bubuk, keju, krim dan mentega).

foodallergies

Makanan yang sering menyebabkan alergi, mulai dari udang, gandum, kacang-kacangan, susu dan produk susu serta telur.

Lanjutkan membaca “Mengenal lebih jauh mengenai alergi makanan”