Kategori: Artikel Medis

Tungau Debu Rumah dan Pencegahan Asma

Asma merupakan salah satu penyakit saluran pernapasan yang semakin sering kita jumpai saat ini. Gejala mulai dari batuk malam hari, sesak napas sampai serangan asma akut yang dapat berujung pada gagal napas serta kematian apabila tidak ditangani dengan baik. Kunci penanganan asma yang baik tidak hanya bergantung kepada obat-obatan, namun juga dengan pengendalian lingkungan yang baik. Hal-hal sederhana inilah yang sering dilupakan, baik oleh pasien dan juga dokter sehingga penanganan asma menjadi tidak optimal. Hari ini kita akan membahas salah satu pencetus asma yang paling sering ditemui, namun sering tidak kita sadari yakni tungau debu rumah.  Lanjutkan membaca “Tungau Debu Rumah dan Pencegahan Asma”

WHO menerbitkan panduan klinis pertamanya mengenai Hepatitis C

getty_rm_illustration_of_hepatitis_cOrganisasi kesehatan dunia (WHO) baru-baru ini, di hadapan lebih dari 10.000 delegasi yang menghadiri International Liver Congress 2014 London, menerbitkan panduan klinis pertamanya mengenai tatalaksana Hepatitis C. Panduan klinis ini sangat ditunggu oleh karena besarnya dampak hepatitis C terhadap kesehatan dunia, saat ini virus tersebut telah menginfeksi lebih dari 130 juta orang di seluruh dunia dan menyebabkan 350.000-500.000 kematian setiap tahunnya. Semakin menyebarnya penyalahgunaan obat-obatan narkotika suntikan dan perilaku seks bebas semakin mempersulit penanganan infeksi ini, terutama di negara-negara berkembang di mana sarana dan prasarana kurang memadai. Lanjutkan membaca “WHO menerbitkan panduan klinis pertamanya mengenai Hepatitis C”

Setelah metformin, apakah obat anti-diabetes baru lebih baik?

metforminPenggunaan sulfonilurea sebagai terapi lini kedua untuk diabetes tipe 2 sama efektifnya dengan obat-obatan yang lebih baru, namun jauh lebih murah, demikian hasil dari sebuah studi baru yang diterbitkan di jurnal Diabetes Care oleh Zhang Yuanhui dkk. dari University of North Carolina State. Para peneliti menjelaskan bahwa saat ini ada 11 golongan anti-diabetes yang disetujui, dengan Metformin sebagai terapi lini pertama oleh karena banyaknya bukti jangka panjang yang menunjukkan efektivitas dan keamanannya. Pada saat metformin sudah tidak mampu mempertahankan kendali glukosa maka anti-diabetik lainnya dapat ditambahkan. Namun demikian sampai saat ini tidak ada konsensus ataupun bukti-bukti yang mampu mendukung secara jelas pemilihan obat-obatan ini. Lanjutkan membaca “Setelah metformin, apakah obat anti-diabetes baru lebih baik?”

Kesehatan Ginjal untuk Semua

wkd-logo-retina.pngHari Kamis kedua bulan Maret, yang pada tahun ini jatuh pada tanggal 12 Maret diperingati sebagai Hari Ginjal Sedunia (HSG). Hari Ginjal Sedunia diperingati mulai tahun 2006 dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya ginjal terhadap kualitas kesehatan individu, serta menurunkan morbiditas dan mortalitas terkait permasalahan ginjal. Tahun ini HSG 2015 mengambil tema “Kesehatan Ginjal untuk Semua” untuk lebih meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai hal-hal apa saja yang dapat dilakukan dalam rangka memperbaiki dan mempertahankan kesehatan ginjal kita. Lanjutkan membaca “Kesehatan Ginjal untuk Semua”

Perluasan Skala Global Terapi Antiretroviral

90Tahun 2015 ini ada yang spesial dari peringatan hari AIDS sedunia, ini merupakan tahun pertama dari penerapan strategi baru dalam usaha memerangi HIV-AIDS. Strategi yang mulai didengungkan oleh UNAIDS pada tahun 2014 disebut sebagai strategi 90-90-90. Strategi ini merupakan usaha untuk menekankan potensi terapi antiretroviral (ARV) untuk merubah arah epidemi HIV secara besar-besaran. Baru-baru ini semakin disadari potensi ARV untuk memperbaiki kualitas dan memperpanjang harapan hidup Orang Dengan HIV-AIDS (ODHA). Dengan dikembangkannya obat-obatan ARV efektif dan dengan efek samping yang minimal, saat ini dimungkinkan dimulainya pengobatan lebih awal, sebelum virus mempunyai kesempatan untuk merusak sistem imun.

Lanjutkan membaca “Perluasan Skala Global Terapi Antiretroviral”

Injeksi Insulin: Tips untuk Mengatur Gula Darah Anda

Diabetic itemsKendali gula darah merupakan kunci utama keberhasilan penanganan pasien dengan diabetes. Kendali gula darah yang baik telah terbukti mampu menekan angka kejadian komplikasi, baik jantung, ginjal, stroke maupun kerusakan saraf. Namun demikian, bagi para diabetesi yang menggunakan insulin menentukan dosis dan target gula darah sering menjadi kendala. Artikel ini akan membantu anda untuk mengendalikan gula darah menggunakan insulin dengan tiga langkah mudah, Tentukan target gula darah, Tentukan tipe/dosis insulin dan Tentukan hasil pengendalian gula darah. Lanjutkan membaca “Injeksi Insulin: Tips untuk Mengatur Gula Darah Anda”

Injeksi Insulin: Teknik Tepat untuk Dosis yang Akurat

Diabetic itemsDiabetes Mellitus tipe 2 (DMT2) merupakan salah satu penyakit tersering yang diderita oleh orang-orang masa kini. Berbagai faktor mulai dari genetik, gaya hidup sampai stres turut memicu terjadinya kondisi ini. Berbagai macam pengobatan telah dikembangkan untuk DMT2, mulai dari obat oral sampai injeksi insulin. Saat ini pengembangan injeksi insulin sudah sedemikian rupa, sehingga memudahkan bagi para diabetesi untuk mengendalikan gula darah mereka. Namun demikian, masih banyak dijumpai teknik injeksi insulin yang kurang tepat sehingga hasil kendali gula darahpun tidak optimal. Injeksi insulin yang tepat dapat disimpulkan sebagai 3 Tepat, yakni Tepat Waktu, Tepat Lokasi dan Tepat Teknik.

Lanjutkan membaca “Injeksi Insulin: Teknik Tepat untuk Dosis yang Akurat”

Perlukah Demam Diobati?

Demam merupakan gejala yang paling sering menyebabkan anak dibawa berobat ke dokter. Secara khusus, anak yang paling sering dibawa ke dokter umumnya yang berusia di bawah 3 tahun. “Ada beberapa hal yang harus menjadi pertimbangan sebelum memutuskan apa yang harus dilakukan selanjutnya ketika menerima pasien dengan keluhan demam,” papar DR. Dr. Djatnika Setiabudi, Sp.A(K), MCTM, dari FK Universitas Padjajaran dalam acara Bogor Pediatric Update 2015, bulan Maret 2015 lalu. Lanjutkan membaca “Perlukah Demam Diobati?”

Vaksinasi influenza dapat menurunkan insidens penyakit kardiovaskular

Flu+shot_hdVaksinasi influenza telah direkomendasikan untuk dapat diberikan kepada semua orang berusia di atas 6 bulan, namun demikian pelaksanaannya tetap lambat. Studi-studi di lapangan telah menunjukkan keuntungan dari vaksinasi skala besar, baik dari segi optimalisasi penggunaan sumber daya kesehatan maupun perbaikan produktivitas kerja, namun apakah vaksin influenza dapat mencegah kejadian kardiovaskular masih menjadi kontroversi. Lanjutkan membaca “Vaksinasi influenza dapat menurunkan insidens penyakit kardiovaskular”