Tag: Lupus

Tips Travelling yang Aman bagi Orang dengan Autoimun (ODAI)

Sahabat Lima Dasar Hidup Sehat (LDHS), travelling atau jalan-jalan merupakan salah satu sarana terbaik untuk membuka wawasan, refresh pikiran dan juga relaksasi tubuh bagi para penyintas autoimun. Namun demikian tentunya agar perjalanan kita aman dan nyaman tanpa menjadi sesuatu yang mencetuskan flare atau membuat kita sakit, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan dan diperhatikan bagi ODAI. Tubuh kita para ODAI memang sensitif terhadap banyak hal, namun dengan persiapan dan perencanaan yang matang tidak ada hal yang tidak bisa kita lakukan dengan baik. Untuk mempermudah saya bagi menjadi 4 bagian ya, persiapan, transportasi, di lokasi dan di rumah, yuk kita cek satu-satu. Lanjutkan membaca “Tips Travelling yang Aman bagi Orang dengan Autoimun (ODAI)”

Vitamin D dan hubungannya dengan kondisi autoimunitas

Vitamin D mengacu pada serangkaian hormon steroid yang biasanya terkait dengan penyerapan dan kalsium serta fosfat. Vitamin D hadir dalam dua bentuk utama, vitamin D3 (cholecalciferol) dan vitamin D2 (ergocalciferol). Kedua bentuk vitamin D tersedia dalam jumlah terbatas pada sumber makanan dan sintesis vitamin D3 terkait matahari adalah sumber utama pada manusia. Setelah tertelan, vitamin D2 dan D3 pertama kali diproses hati dan kemudian menjalani hidroksilasi di ginjal untuk menjadi aktif. Bentuk aktif vitamin D3 dikenal dengan calcitriol, atau 1,25 (OH) 2D. Lanjutkan membaca “Vitamin D dan hubungannya dengan kondisi autoimunitas”

Mari mengenal lebih jauh mengenai pengobatan AI: Imunosupresan

Obat imunosupresan adalah golongan obat yang menekan, atau mengurangi, kekuatan sistem kekebalan tubuh. Beberapa obat ini digunakan untuk membuat tubuh tidak menolak organ transplantasi, seperti hati, jantung, atau ginjal, obat ini disebut obat anti-penolakan. Obat imunosupresan lainnya sering digunakan untuk mengatasi gangguan autoimun seperti lupus, psoriasis, dan rheumatoid arthritis. Lanjutkan membaca “Mari mengenal lebih jauh mengenai pengobatan AI: Imunosupresan”

Mari mengenal pengobatan dan pengaturan gaya hidup untuk penyintas Sindrom Antifosfolipid

Sindrom antifosfolipid terjadi saat sistem kekebalan tubuh menyerang beberapa protein normal dalam darah, dalam hal ini salahsatunya adalah fosfolipid (komponen penting dari sistem pembekuan darah). Hal ini dapat menyebabkan penggumpalan darah di arteri atau vena, yang dapat menyebabkan komplikasi kehamilan, seperti keguguran dan lahir mati. Beberapa pengobatan dapat diberikan untuk mencegah terjadinya pembekuan darah dan komplikasi pada sindrom antifosfolipid. Selain itu kita juga akan membahas mengenai apa yang harus diperhatikan oleh penyintas APS untuk kewaspadaan di rumah. Lanjutkan membaca “Mari mengenal pengobatan dan pengaturan gaya hidup untuk penyintas Sindrom Antifosfolipid”

Mari mengenal lebih jauh mengenai Sindrom Antifosfolipid dan pembekuan darah abnormal

Sindrom antifosfolipid terjadi saat sistem kekebalan tubuh menyerang beberapa protein normal dalam darah, dalam hal ini salahsatunya adalah fosfolipid (komponen penting dari sistem pembekuan darah). Hal ini dapat menyebabkan penggumpalan darah di arteri atau vena, yang dapat menyebabkan komplikasi kehamilan, seperti keguguran dan lahir mati. Bekuan darah di pembuluh darah kaki dapat juga menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai deep vein thrombosis (DVT). Kerusakan akibat penggumpalan darah di organ tubuh lain, seperti ginjal, paru atau otak, bergantung pada luas dan letak gumpalan. Misalnya, bekuan di otak bisa menyebabkan stroke. Tidak ada obat untuk sindrom antifosfolipid, tapi perubahan gaya hidup, diet dan obat-obatan tertentu dapat mengurangi risiko penggumpalan darah. Lanjutkan membaca “Mari mengenal lebih jauh mengenai Sindrom Antifosfolipid dan pembekuan darah abnormal”

Pintar dan Bijak dalam Berobat untuk Autoimun

Salam sehat untuk para peserta grup LDHS di manapun berada. Sebagai penyintas autoimun, tentunya kita pernah dan mungkin masih mengkonsumsi obat-obatan baik untuk menekan maupun mengendalikan kondisi kita. Tentunya ada banyak hal yang perlu diketahui dan dipahami mengenai obat-obatan yang kita konsumsi. Tak kenal maka tak sayang, demikian kata pepatah, berlaku pula untuk obat-obatan yang kita konsumsi, semakin kita mengenal dan memahami maka kita akan semakin baik dalam mengambil keputusan dan melaksanakan bagian kita untuk mencapai kesehatan yang optimal. Lanjutkan membaca “Pintar dan Bijak dalam Berobat untuk Autoimun”

Apa itu Lupus Eritematosus Sistemik?

Lupus Eritematosus Sistemik atau disingkat LES adalah penyakit autoimun,  dimana sistem imun menyerang tubuh kita sendiri. Bagian-bagian tubuh yang terkena bermacam ragam seperti kulit, sendi, ginjal, otak, dan organ-organ lainnya. Imun tubuh sebenarnya diperlukan untuk melawan virus, bakteri dan zat-zat asing lainnya yang masuk ke dalam tubuh. Namun, pada penyakit autoimun, sistem imun tubuh menyerang tubuhnya sendiri. Lanjutkan membaca “Apa itu Lupus Eritematosus Sistemik?”

Banyak penderita lupus tidak patuh berobat

butterfly rashBanyak pasien-pasien dengan lupus tidak meminum obat-obatan sesuai dengan anjuran dokter, bahkan di negara maju seperti Amerika Serikat seperti yang baru-baru ini ditunjukkan oleh sebuah studi. Para peneliti yang mengevaluasi pasien-pasien dengan jaminan kesehatan Medicaid (serupa dengan JKN/BPJS di Indonesia) menemukan mereka seringkali tidak patuh terhadap pengobatannya. Selama pemantauan enam bulan, tingkat kepatuhan berobat pasien hanya berkisar antara 31-57% saja.

Lanjutkan membaca “Banyak penderita lupus tidak patuh berobat”

Menjaga kualitas kesehatan tulang pada penyintas Lupus

Kualitas dan ketahanan tulang merupakan salah satu fondasi penting untuk menjaga kehidupan yang produktif dan menyenangkan. Tulang yang kuat membuat anda dapat melakukan banyak hal tanpa harus dikhawatirkan dengan kemungkinan nyeri ataupun kerapuhan tulang yang dapat menyebabkan patah tulang. Namun demikian, Lupus, baik penyakitnya sendiri maupun pengobatan yang diberikan untuk mengontrol dapat menyebabkan terjadinya kondisi osteoporosis. Selain itu, rekan-rekan Odapus (Orang dengan Lupus) seringkali mengalami kondisi hipersensitivitas terhadap cahaya matahari yang membuatnya tidak dapat mendapatkan cahaya matahari mencukupi untuk menjaga kesehatan tulang. Lanjutkan membaca “Menjaga kualitas kesehatan tulang pada penyintas Lupus”